DETAIL BERITA
Dinkes Kota Batu Imbau Warga Lengkapi Imunisasi MR untuk Cegah Campak
Memasuki awal tahun 2026, Kota Batu mencatat enam kasus suspek campak. Saat ini, sampel dari para pasien telah dikirim dan masih dalam proses pemeriksaan laboratorium rujukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap remeh penyakit campak. Pasalnya, campak bukan sekadar ruam merah pada kulit, melainkan penyakit infeksi virus yang sangat menular dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius.
“Campak bisa sangat berbahaya bagi anak. Bukan sekedar ruam, komplikasinya bisa serius seperti pneumonia (infeksi paru), diare berat, radang otak (ensefalitis), bahkan risiko kematian. Terutama pada anak yang tidak memiliki imunisasi lengkap,” ujar dr. Susana Indahwati dari Dinkes Kota Batu.
Virus campak menyebar melalui percikan ludah (droplet) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Penularan bahkan dapat terjadi sebelum ruam merah muncul di kulit, sehingga kewaspadaan dan deteksi dini menjadi langkah penting dalam pencegahan.
Sebagai upaya antisipasi, masyarakat diminta untuk segera memeriksa kembali buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau catatan imunisasi anak. Pastikan imunisasi Measles-Rubella (MR) telah diberikan lengkap, yakni dosis pertama pada usia 9 bulan dan dosis lanjutan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.
Orang tua juga diimbau segera membawa anak ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta muncul ruam pada kulit.
Pihak Dinkes juga menegaskan pentingnya menjaga cakupan imunisasi minimal 95 persen guna membentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Dengan cakupan yang tinggi, penyebaran virus dapat dicegah dan risiko kejadian luar biasa (KLB) bisa diminimalkan.
Pemerintah Kota Batu memastikan bahwa imunisasi MR sangat aman, efektif, dan menjadi langkah perlindungan terbaik bagi anak-anak dari ancaman campak. Masyarakat juga diharapkan tetap tenang, namun waspada, serta aktif berperan menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.