DETAIL BERITA
Rumah Kompos, Langkah Nyata Kota Batu Kelola Sampah Berkelanjutan
Pemerintah Kota Batu terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan sampah berkelanjutan melalui pengembangan Rumah Kompos di berbagai wilayah desa dan kelurahan. Program ini menjadi bagian dari strategi besar pengurangan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.
Pemkot Batu menargetkan pembangunan 16 titik Rumah Kompos yang tersebar di 14 desa dan 2 kelurahan. Pembangunan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2025. Hingga saat ini, sebanyak 4 unit Rumah Kompos telah beroperasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pengolahan sampah organik.
Pengelolaan operasional Rumah Kompos secara langsung ditangani oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Pelibatan masyarakat ini menjadi kunci keberhasilan program, sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri dan berkelanjutan.
Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, lebih dari 60 persen sampah rumah tangga merupakan sampah organik. Artinya, sebagian besar sampah sebenarnya masih dapat diolah kembali dan tidak harus berakhir di TPA. Melalui Rumah Kompos, sampah organik seperti sisa makanan dan limbah dapur diproses menjadi kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah, taman kota, serta lahan pertanian.
Setiap harinya, Rumah Kompos mampu mengolah sampah organik yang berasal dari sekitar 3.000 hingga 4.000 orang. Kapasitas ini menunjukkan potensi besar pengurangan timbunan sampah apabila pemilahan dari sumber dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.
Salah satu syarat utama pendirian Rumah Kompos di desa atau kelurahan adalah telah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) yang aktif. Dengan demikian, pengelolaan sampah dapat berjalan terintegrasi dari proses pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan hasil akhir.
Kehadiran Rumah Kompos tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Kota Batu dalam menjaga lingkungan untuk generasi mendatang serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan daerah.
Melalui langkah nyata ini, Pemerintah Kota Batu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan demi terwujudnya kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.