DETAIL BERITA
Pemkot Batu dan Provider Internet Perkuat Sinergi Penataan Kabel Bawah Tanah
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu terus mematangkan langkah untuk menata infrastruktur jaringan telekomunikasi di wilayahnya. Langkah ini diambil guna menciptakan tata kelola kota yang lebih estetis, rapi, dan aman, sekaligus menunjang sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Batu.
Dalam rapat koordinasi yang berlangsung pada Rabu (1/4), seluruh penyedia layanan telekomunikasi (provider) di Kota Batu telah menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program penataan kabel (ducting).
Program ini bertujuan untuk memindahkan kabel-kabel udara yang semrawut ke dalam sistem bawah tanah yang lebih rapi dan teratur.
Ada beberapa poin utama dalam upaya penataan jaringan ini, antara lain:
· Komitmen Ducting: Seluruh provider siap melakukan perapian jaringan dan transisi ke sistem kabel bawah tanah.
· Respon Aduan Cepat: Penguatan mekanisme penanganan keluhan masyarakat terkait gangguan jaringan secara responsif dan berkelanjutan.
· Eliminasi Blank Spot: Memastikan seluruh wilayah Kota Batu terjangkau sinyal telekomunikasi melalui penyediaan data coverage area yang komprehensif.
Kepala Diskominfo Kota Batu, Aries Setiawan, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat. Salah satunya melalui optimalisasi mekanisme komunikasi terpadu untuk mempercepat tindak lanjut kendala di lapangan.
"Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, diharapkan penataan infrastruktur ini dapat berjalan optimal, mendukung transformasi digital, serta meningkatkan kualitas layanan publik bagi warga maupun wisatawan," jelas Aries.
Saat ini, cakupan layanan telekomunikasi telah menjangkau hampir seluruh wilayah Kota Batu. Dengan adanya integrasi data pemetaan wilayah, pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk memastikan tidak ada lagi wilayah yang mengalami keterbatasan akses atau blank spot.
Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya membuat pemandangan kota menjadi lebih indah tanpa lilitan kabel di udara, tetapi juga meningkatkan daya saing Kota Batu sebagai kota wisata berbasis digital yang modern.