DETAIL BERITA
Pemkot Batu Salurkan Bantuan Program 1.000 Sarjana Senilai 236 Juta
Pemerintah Kota Batu terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul melalui Program 1.000 Sarjana. Bertempat di Balai Kota Among Tani, Senin (30/3), Pemerintah Kota Batu bersama Bank Jatim Cabang Batu, secara resmi menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp236 juta bagi mahasiswa asli Kota Batu yang memenuhi kriteria secara akademik dan administratif.
Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa program ini merupakan pilar penting dalam visi pembangunan daerah. Menurutnya, akses pendidikan tinggi tidak boleh terhambat oleh kendala ekonomi. "Kami ingin memastikan bahwa putra-putri terbaik Kota Batu memiliki kesempatan yang sama untuk meraih gelar sarjana. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan kota kita," ujarnya.
Pemerintah Kota Batu sangat mengapresiasi dukungan Bank Jatim Cabang Batu yang merupakan mitra tunggal. Selain dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, pendanaan program ini juga didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim Cabang Batu.
Pemerintah Kota Batu meluncurkan Program Seribu Sarjana bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2025. Sasaran utamanya adalah masyarakat dengan ekonomi terbatas, berprestasi akademik maupun non-akademik, serta penghafal Al-Qur’an (tahfidz). Program ini juga menyasar fresh graduate SMA/SMK/MA, perangkat desa, guru non-ASN, atlet berprestasi, hingga penyandang disabilitas berprestasi.
Program ini memberikan beasiswa kuliah gratis berupa pembiayaan penuh Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga delapan semester. Selain pembiayaan UKT, beberapa skema beasiswa juga mencakup pemberian uang saku bagi mahasiswa penerima. Dimana pada tahap awal pelaksanaan, tercatat sebanyak 271 mahasiswa telah dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Batu menggandeng 14-17 perguruan tinggi mitra di wilayah Malang Raya, diantaranya Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan sejumlah kampus lainnya. Adapun program studi yang menjadi prioritas adalah pariwisata, pertanian, teknik, dan pendidikan vokasi, yang selaras dengan kebutuhan pembangunan dan potensi unggulan Kota Batu.
Melalui Program Seribu Sarjana, Pemkot Batu ingin meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan memastikan lulusan program ini dapat berkontribusi di berbagai sektor pembangunan di Kota Batu. Hal ini tentu sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “MBATU SAE” yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.