DETAIL BERITA
Komunitas Punk dan FKJKB Berbagi Takjil dan Santuni para Difable
Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan oleh Komunitas Punk dan Forum Kerukunan Jurnalis Kota Batu (FKJKB) Kota Batu dengan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Bagi Takjil dan Santunan Kepada Penyandang Disabilitas bersama FKJKB”, di depan Galeri Raos, Jalan Panglima Sudirman, Minggu (8/3). Dalam kegiatan tersebut, komunitas punk bersama sejumlah band lokal membagikan ratusan takjil gratis kepada masyarakat, serta memberikan santunan kepada 10 penyandang disabilitas.
Kegiatan ini digagas oleh band underground Brain Wash dan diisi dengan penampilan musik ngabuburit dari sejumlah band punk lokal seperti Brain Wash, JenxTri Punk, Streithens, Bartender Disorder, Moral Marit, serta Power of Disability, band yang beranggotakan para penyandang disabilitas. Selain menjadi ajang silaturahmi antar komunitas, kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Vokalis sekaligus gitaris Brain Wash, Kurowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif komunitas punk Kota Batu untuk menebar kebaikan di bulan penuh berkah. Dana kegiatan berasal dari hasil penjualan merchandise kaos band yang kemudian dialokasikan untuk pembagian takjil serta santunan bagi penyandang disabilitas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas punk juga memiliki kepedulian sosial. Dana dari penjualan merchandise kami gunakan untuk membeli takjil dan membantu teman-teman penyandang disabilitas,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Batu. Wali Kota Batu, Nurochman, turut memberikan dukungan dengan membeli merchandise band. Sementara Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Sosial ikut berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan memberikan bantuan 10 karung beras bagi para penyandang disabilitas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu, Aries Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi contoh positif bahwa semangat berbagi dapat tumbuh dari berbagai komunitas di masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus ladang amal jariyah bagi panjenengan semua. Salam dari Pemerintah Kota Batu, dari Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu, serta salam SAE untuk Kota Wisata Batu,” ujar Aries.
Sejumlah komunitas dan band punk di Kota Batu juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Moral Marit menyediakan makanan berbuka bagi penyandang disabilitas, JenxTri Punk dan Streithens membantu menyediakan takjil, sementara Bartender Disorder turut mendukung melalui penyediaan banner kegiatan. Aksi sosial ini juga mendapat dukungan dari berbagai komunitas, pihak swasta, serta media partner di wilayah Malang Raya.
Melalui kegiatan ini, komunitas punk Kota Batu berharap dapat terus menghadirkan kegiatan positif dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Selanjutnya momentum Ramadan pun dimanfaatkan untuk mempererat solidaritas lintas komunitas sekaligus menegaskan bahwa semangat berbagi dan kepedulian dapat datang dari berbagai kalangan.